Skip to main content

Posts

Bentuk Benteng Fort Rotterdam Makassar 1924

Wujud Benteng Fort Rotterdam tahun 1924.








(Muhammad Ikhsan Ibrahim)
Recent posts

"Anyaman" Besi Sulawesi Selatan Terbaik dalam Kompetisi Keris di Jawa Tengah

Lima juri memilih keris Sulawesi bikinan Panre Jiwa, Andi Tenri Polojiwa (Andi Tenri) sebagai "Keris Kamardikan Terbaik" untuk kategori pelestarian -- BCA Award -- pada Lomba Keris Kamardikan di Jiwangga Spiritual Resort milik Keluarga Dayu Handoko di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan. Sebuah catatan tersendiri dari gawe meriah di pertengahan persawahan di pinggir sungai desa Jawa Tengah ini. Apa kehebatannya? Jejak pembuatan keris ini sepertinya layak dicatat. Bahan logam, baik besi dan pamor, berasal dari "lemme" atau besi-besi tua yang diambil dari dasar Danau Matano di Sulawesi Selatan, di kedalaman sekitar 90 meter. Sulak warna dari hitam besinya, maupun putih pamornya yang seperti meteorit itu, adalah salah satu kelebihannya. Kelebihan lainnya adalah, upayanya menghasilkan karya ini. Teknik Ure (pamor) Gamacha (anyaman tikar) dan juga tritik gigi belalang di sekujur bilahnya, itu adalah kelebihan lainnya. Teknik pembuatannya tidak mudah. Dan itu sepenuhnya d…

Kumpulan Foto Udara Dampak Tsunami di Lampung

FOTOSULAWESI. Update foto udara dampak tsunami Selat Sunda per 24/12/2018 pukul 17.00 WIB.
Dampak bencana tsunami ini melanda daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran. Jumlah korban dan daerah yang terdampak paling parah kerusakannya adalah daerah pesisir di Kabupaten Pandenglang. Di daerah ini merupakan kawasan wisata pantai dengan fasilitas hotel dan vila yang banyak berderet di sepanjang pantai.









(Sumber : Badan Nasional Penanggulangan Bencana @ Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung)

Luluh Lantak, Balaroa jadi Kuburan Massal Korban Bencana Alam Palu

Ribuan orang korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala yang masih tertimbun dan sulit untuk ditemukan. Salah satu lokasi yang sulit dievakuasi adalah di Perumnas Balaroa. Tanah yang amblas jika dibebani menyulitkan alat berat bergerak. Kondisi medan yang berat di Balaroa membuat tim evakuasi menghentikan pencarian korban. Pemerintah setempat memutuskan kawasan perumnas Balaroa menjadi lokasi kuburan massal dengan status monumen.













Foto : Melda Grace

Berita Foto: Gempa Bumi di Palu Sulawesi Tengah

Gempa pertama kali mengguncang Donggala pukul 14.00 WIB. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6 dengan kedalaman 10 km. Gempa awal itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 10 orang luka, dan puluhan rumah rusak di Kecamatan Singaraja, Kabupaten Donggala. Setelah itu, gempa kembali terjadi pukul 17.02 WIB dengan kekuatan yang lebih besar, yaitu magnitudo 7,4 dengan kedalaman yang sama, 10 km di jalur sesar Palu Koro. Gempa sesar ini adalah awal terjadinya tsunami. 


tsunami terjadi pada pukul 17.22 WIB. Berdasar data BNPB, ketinggian tsunami ada yang mencapai 6 meter.