BOLA RIDIE : RUMAH ADAT BANGSAWAN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN
By Indra J Mae - October 19, 2021
Foto tambak dalam artikel ini, menampakkan salah satu bidang tambak yang berbeda dengan tambak sekelilingnya. Tampak permukaan airnya kelihatan hijau kebiruan dengan penyebaran lumut yang merata. Bagi para pelaku tambak, kondisi itu jelas menandakan adanya pertumbukan plankton yang subur sebagai pakan alami tambak yang sehat.
Penampakan tambak yang ada di wilayah Bontote’ne kabupaten Pangkep ini sudah melalui perlakuan khusus dengan merevitalisasi kandungan mineral tanah dengan metode alami tanpa penggunaan pupuk berbahan kimia. Efeknya tentu saja positif menjamin budidaya tambak bisa menghasilkan produksi bebas bahan kimia yang berkualitas tinggi.
Sumber foto : Yayasan Untuk Indonesia Sehat
Foto : Ketika Pepohonan Bantaran Sungai Jawi-jawi di Jarah Habis-habisan
By Indra J Mae - May 09, 2018
Sejak pembangunan perumahan di sepanjang sisi bantaran sungai Jawi-jawi, kota Parepare, habitat alami dan keseimbangan sungai itu akhirnya terganggu. Pembangunan perumahan oleh pengembang swasta di kota Parepare telah menjadi momok bagi lingkungan alami.
Ironisnya, pohon-pohon besar yang selama ini menjaga abrasi bantaran sungai Jawi-jawi, sudah ditebang habis-habisan untuk pelebaran lahan. Kondisi tersebut membuat beberapa lahan pinggir sungai mengalami abrasi parah. Sedimen lumpur menumpuk dan ukuran sungai mengecil.
Baca selengkapnya :
https://cahayaditama.blogspot.co.id/2018/05/terjadi-pengerusakan-lingkungan-parah.html?m=1
DUA puluh empat Juli 2010, merupakan hari penuh mimpi buruk bagi desa-desa di Morowali seperti Baho Makmur dan Peukerea dan Fatufia. Sawah-sawah, kebun, ternak sapi maupun kambing, sampai rumah, terendam. Banjir mencapai 1,5 meter menggenangi desa-desa di Kecamatan Bohodopi Selatan, Morowali ini. Sawah gagal panen, mesin pompa air manual dari program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) yang baru dipasangpun rusak.
Warga kesal. Sebab, sejak dulu daerah mereka tak pernah mengalami banjir. Baru kali ini setelah tambang Bintang Mineral beroperasi. Selain bahaya banjir, hampir semua sungai sudah berwarna coklat kekuningan pertanda kontaminasi limbah yang berat.
Di Morowali, tidak hanya Bintang Delapan yang menggerumuti area kontrak karya Vale, total ada 43 izin pertambangan besar dikeluarkan sang bupati, Anwar Hafid. Beberapa perusahaan lain sudah pra konstruksi antara lain, Sulawesi Resources, dan PAN China. Wilayah Morowali yang kecil ini sudah diselimuti limbah terutama sungai-sungainya.
Sumber : Mongabay
![]() |
| Area booth yang dihiasi lampion |
F8 adalah perhelatan event tahunan berskala internasional pemerintah Kota Makassar yang bertujuan menjalin kerjasama bidang Pariwisata. Perhelatannya di tahun kedua ini bisa menggandeng program Pariwisata Nasional yakni Wonderful Indonesia untuk menambah daya promosinya.
F8 menghelat ragam kegiatan utama sesuai dari materi berawal huruf "F" yakni Flower, Fashion, Film, Fiction Writer, Fussion Jazz, Folk, and Fine Art. Semua bidang itu melibatkan banyak negara dan seluruh daerah di Indonesia.
F8 menghelat ragam kegiatan utama sesuai dari materi berawal huruf "F" yakni Flower, Fashion, Film, Fiction Writer, Fussion Jazz, Folk, and Fine Art. Semua bidang itu melibatkan banyak negara dan seluruh daerah di Indonesia.
Untuk program acara F8, diketahui ada 60 delegasi negara dan 54 daerah yang terlibat. Dana yang digelontorkan pariwisata Makassar sebesar 2 milyar selain melibatkan kerjasama CSR dengan berbagai korporasi.
Perhelatan F8 digelar di sepanjang anjungan pantai Losari Makassar. Kendati areanya terkesan tidak memadai, namun publik area di Makassar yang bisa mengundang perhatian orang banyak, hanya di pantai Losari ini.
![]() |
| Area flora dan fauna |
![]() |
| Salah satu gerbang masuk ke area hiburan |
![]() |
| Entahlah apa hubungannya dengan even ini, yg jelas bikin banyak anak kecil histeris buat foto dgn mereka... |
![]() |
| Properti mainan robot. |
![]() |
| Area pemutaran film produksi lokal Makassar |
![]() |
| Stand untuk pecinta Seni Rupa |
Gambaran ideal sebuah perahu bagi para pelaut adalah perahu yang kuat, cepat lajunya, ringan, dan cantik. Perahu khas suku Mandar Sulawesi Barat yakni Sandeq adalah perwujudan keinginan tersebut. Konstruksi yang kuat dan efisien mengarungi lautan luas dan ganas, perahu layar tradisional yang tercepat lajunya dinusantara, mudah dipindahkan ketika disimpan di darat, dan penampakannya indah cantik, sebab pembuatannya halus dan rapi. Ini adalah faktor kebiasaan pembuat perahu khas suku Mandar.
Baca uraiannya :
https://cahayaditama.blogspot.co.id/2017/08/ketika-perahu-tradisional-tercepat.html?m=1
Sumber foto : Forum Lopi Sandeq




















































